Minggu, 11 Maret 2012

1.”Segala amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan…” #HaditsArbain1

2. “Barangsiapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya…” #HaditsArbain1

3.”Dan Barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju” #HaditsArbain1

4.“Hadits ini setengah dr ajaran Islam, karena agama bertumpu pada 2 hal yaitu sisi perbuatan dan niat” -Abu Dawud- #HaditsArbain1

5.”Hadits ini mencakup 1/3 ilmu karena perbuatan manusia ditentukan 3 hal : Hati, Lisan dan Anggota Badan” -Imam Syafi’i- #HaditsArbain1

6.Imam Bukhari mnempatkan hadits ini di awal kitabnya. Imam Nawawi mnempatkan hadits
ini pd urutan pertama dlm 3 bukunya #HaditsArbain1

7.Mereka bermaksud agar pembaca menyadari pentingnya niat sehingga meluruskan niat hanya karena Allah dlm setiap aktivitas #HaditsArbain1

8.Abu ‘Ubaid berkata, “Tidak ada hadits yang lebih luas maknanya daripada hadits ini” #HaditsArbain1

9.Hadits ini berawal dari kisah seorang laki2 yg melamar wanita bernama Ummu Qais #HaditsArbain1

10.Namun Ummu Qais menolak kmudian ikut hijrah bersama Rasulullah ke Madinah #HaditsArbain1

11.Lalu Laki2 tadi juga ikut hijrah dengan tujuan menikahi Ummu Qais, dan akhirnya mereka menikah #HaditsArbain1

12.Rasulullah mengetahui niat laki2 tersebut ikut berhijrah dengannya, kemudian laki2 itu diberi julukan Muhajir Ummu Qais #HaditsArbain1

13.”Siapa yang berhijrah untuk mendapatkan kepentingan duniawi maka pahala yang didapat sebagaimana yang…”#HaditsArbain1

14.”…didapat oleh laki2 yang hijrah untuk menikahi wanita yang bernama Ummu Qais, hingga ia dijuluki Muhajir Ummu Qais” #HaditsArbain1

15.Imam Syafi’I mengatakan bahwa niat merupakan syarat sahnya sebuah ibadah, So ibadah haruslah diawalai dengan niat #HaditsArbain1

16.Waktu niat adalah awal ibadah dan Tempat niat adalah hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan tetapi boleh juga diucapkan #HaditsArbain1

17.Orang yang berniat melakukan kebaikan tetapi dia mendapatkan halangan ex.sakit, maka ia akan tetap mendapat pahala #HaditsArbain1

18.”Niat tanpa amal akan diberi pahala, sementara amal tanpa niat akan sia-sia” -Al-Bidhawi- #HaditsArbain1

19.“Amal besar bisa dikerdilkan karena niat, dan amalan kecil bisa dibesarkan karena niat” (Abdullah bin Al-Mubarak) #HaditsArbain1

20.Hadits ini mendorong kita untuk ikhlas dalam segala perbuatan mendapat pahala di akhirat serta kebahagiaan di dunia #HaditsArbain1

21.Semua perbuatan baik jika diiringi niat ikhlas karena Allah semata, maka perbuatan tersebut adalah ibadah #HaditsArbain1

22.So, Tunggu Apa Lagi? Mari Kita awali aktivitas kita dengan niat yang tulus mencari Keridhaan Allah semata #HaditsArbain1

23.Nelpon pake Kartu As, Hematnya tak terbatas, Selamat Beraktivitas, Jangan Lupa Niat yang Ikhlas #HaditsArbain1

Referensi : Al-Wafi
Assalamu’alaykum, mari berbagi inspirasi tentang #RasulullahSAW

1.Mengenang Pahlawan memang hal yang menyenangkan, sebab mereka merupakan panji petunjuk umat dan mercusuar di ufuk kegelapan #RasulullahSAW

2.Di antara para pahlawan tersebut ada yang memiliki keistimewaan karena pengaruhnya yang luas terhadap orang banyak #RasulullahSAW

3.Pengaruh mereka tak dapat dihalangi oleh fanatisme kebangsaan dan perjalanan waktu #RasulullahSAW

4.Mereka senantiasa menonjol dalam sejarah manusia, Kisah hidup dan perjuangannya akan abadi dan mengesankan sepanjang zaman #RasulullahSAW

5.Adapun Pahlawan yang paling besar dan mulia di antara mereka adalah Nabi Muhammad SAW -versi Michael Heart- #RasulullahSAW

6.“Kelahiran Muhammad SAW memancarkan cahaya untuk menerangi kegelapan” -Thomas Carlyle- #RasulullahSAW

7.“Tidak ada gerakan reformasi yang lebih sulit kemungkinannya untuk berhasil pada waktu kelahiran Muhammad, #RasulullahSAW

8.Namun Kita tak pernah menyaksikan sebuah kesuksesan dan reformasi sesempurna yang ditinggalkan Muhammad” -William Muir- #RasulullahSAW

9.“Kalau di Bumi ini ada seorang yang mengenal Tuhan dan mengikhlaskan diri kepada-Nya, lalu menghabiskan semua kesempatan #RasulullahSAW

10.dan menggunakan seluruh potensinya untuk berbakti kepada-Nya dengan tujuan mulia,tak diragukan lagi dialah Muhammad” -Leonard- #RasulullahSAW

11.“Muhammad telah memperoleh kesuksesan yg belum pernah diraih oleh pejuang agama manapun di muka bumi” -Encyclopedia Britania- #RasulullahSAW

12.“Sungguh tak diragukan lagi, Muhammad adalah seorang reformer terbesar sepanjang masa” -Bozworth Smith- #RasulullahSAW

13.Jelasnya, Beliau merupakan pamungkas para nabi dan rasul serta guru dan pahlawan bagi kaum muslimin #RasulullahSAW

14.Beliau juga diakui sebagai reformer terbesar secara mutlak oleh para ilmuwan penganut agama dan ideologi lain #RasulullahSAW

15.Segi ketokohannya membuat merinding bulu roma saya dan tentunya bulu roma seluruh manusia, baik yang beriman maupun tidak #RasulullahSAW

16.Andai pun Muhammad tidak dibekali fitrah memikul Risalah besar itu, menurut saya beliau sudah pantas menjadi Rasul #RasulullahSAW

17.Nabi Muhammad SAW telah diciptakan sebagai makhluk yang agung sebelum beliau menerima wahyu dan menjadi Rasul #RasulullahSAW

18.Siapakah gerangan yang tidak menemukan sisi kepahlawanannya yang luhur itu? #RasulullahSAW

19.Tidaklah tepat jika kita membahas soal-soal kepahlawanan tanpa membicarakan kepahlawanan beliau terlebih dahulu #RasulullahSAW

20.Kepahlawanan yang bersumber dari kekuatan Illahi, memiliki visi dan orientasi akhirat #RasulullahSAW

21.Tidaklah salah bukan, ketika kita menggunakan ideologi dan keteladanan yang beliau bawa untuk memimpin umat ini? #RasulullahSAW

22.Karena dunia ini membutuhkan pemimpin-pemimpin berorientasi akhirat, dan Muhammad SAW adalah Role model yang paling tepat #RasulullahSAW

23.So, Tunggu apa lagi? Mari kita mengamalkan seluruh sunnah2nya dalam aktivitas kita sehari-hari, dimanapun dan kapanpun #RasulullahSAW

24.Wassalamu’alaykum, selamat bermalam minggu  #RasulullahSAW

Sabtu, 10 Maret 2012


“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata" (Q.S Al Fath : 1)

Kemenangan merupakan cita-cita luhur, mulia dan senantiasa didambakan oleh umat muslim di seluruh dunia. Banyak orang yang bertanya, kapan kemenangan itu akan datang? Jawaban paling tepat adalah ketika umat ini sudah pantas untuk menang. Pantas, itulah idealitas sekaligus konsekuensi logis dari sebuah cita-cita mulia peradaban. Pilar Peradaban yang terdiri dari khazanah manusia dan sistem tatanan kehidupan haruslah memiliki standar kepantasan yang kokoh untuk menyokong bangunan peradaban tersebut. Mari kita mencoba refleksi 14 Abad yang lalu di dunia Arab, dimana Rasulullah SAW mampu mengubah peradaban jahiliah menjadi peradaban Islam. Adapaun faktor penentu keberhasilan Rasulullah tersebut bukan semata-mata hanya karena satu orang Rasul saja, akan tetapi berasal dari pesona dan kualitas manusia di zaman rasul tersebut serta sistem tatanan kehidupan yang sudah jelas hakikat kebenarannya. Dua pilar tersebut yang membangun peradaban Islam dan menggantikan peradaban jahiliyah.

Indonesia, Negara yang memiliki kuantitas muslim terbanyak seharusnya memiliki tuntutan untuk mampu menjadi kontributor peradaban dunia. Bahkan boleh jadi, bukan hanya menjadi kontributor semata tetapi juga diharapkan bisa menjadi “centre of civilization“ atau pusat peradaban. Akan tetapi, menilik kondisi bangsa kita saat ini kita akan kembali mempertanyakan, apakah Indonesia mampu untuk menyumbang peradaban tersebut? Di Indonesia, dua pilar yang diharapkan mampu menyokong bangunan peradaban tersebut sedang sakit bahkan bisa dibilang cacat. Peradaban tidak hanya membutuhkan kuantitas manusia dalam jumlah besar saja akan tetapi kualitas manusia merupakan faktor penting penentu kokohnya pilar tadi.

Penjajah utama yang belum bisa diusir Indonesia dari dulu adalah kebodohan. Kebodohan tersebut terus menerus menyerang manusia Indonesia, akses informasi tak terbatas membuat masyarakat kita kelebihan informasi. Dan ternyata, kelebihan informasi yang diterima masyarakat tersebut bukanlah informasi yang membangkitkan semangat keoptimisan untuk bangkit akan tetapi justru informasi negatif yang membuat masyarakat pesimis bahwasanya masih adakah cahaya untuk negeri ini. Kelebihan informasi tentang caruk-maruk Indonesia yang disajikan secara kontinyu lama kelamaan menimbulkan sebuah penyakit masyarakat yaitu “Penyakit Imun” atau Kebal Negatif, yaitu penyakit melemahnya sensitivitas masyarakat atas berbagai kejahatan. Masyarakat sudah tidak terlalu peduli lagi jika ada kasus korupsi senilai ratusan juta rupiah karena sudah terlalu biasa melihat kasus dengan level demikian bahkan lebih tinggi. Mayoritas umat muslim Indonesia pun demikian, karena sudah terlalu banyak pencitraan negatif seputar Islam maka ketika ada isu yang menghina agama mereka sendiri, mereka tidak berpikir bagaimana cara meng-counter dan meluruskan isu tersebut akan tetapi lebih memilih diam dan apatis atau bahkan tidak sedikit juga yang malah pro dengan isu negatif tersebut. Ya, itu semua berawal dari kebodohan yang terstruktur dan berkelanjutan sehingga menjadi penyakit imun di dalam tubuh masyarakat kita. Penyakit Imun ini jika tidak segera ditangani akan menular kepada generasi-generasi selanjutnya yang pada akhirnya akan timbul juga kebodohan yang tak berkesudahan, begitulah rantai penjajahan mayarakat kita hari ini.

Menjadi hal yang cukup menarik ketika membahas bagaimana cara menyelamatkan peradaban yang sudah diwariskan oleh Rasulullah SAW, dengan permasalahan rantai penjajahan masyarakat diatas. Barangkali solusi praktisnya adalah “putus saja rantainya”, dengan cara obati penyakit imunnya. Pengobatan terhadap penyakit imun memang bukanlah hal yang instant untuk dilakukan karena penyakit imun menyerang hati dan pikiran manusia. Penyakit imun ini mampu menimbulkan efek distrust kepada para pemimpin negeri ini dan lebih parah lagi akan membuat disorientasi pada masyarakat kita. Dua efek ini jika tidak segera diantisipasi akan menjadi bom waktu yang bisa menghancurkan peradaban bangsa dan umat ini.

Oleh karena itu jika kita ingin menjinakkan bom waktu tersebut, kita harus segera melakukan terapi terhadap penyakit imun ini. Saat ini ada 2 obat yang kita butuhkan untuk mengobati penyakit ini, yakni strong leadership dan penguasaan media. Strong leadership disini memiliki artian Kepemimpinan yang berani dan berintegritas, menegakkan yang haq dan memberantas yang batil. Tidak mungkin masyarakat menerima informasi negatif tanpa ada sumbernya, yaitu negative’s subject yang dalam konteks ini mereka melihat tokoh dan pemimpin mereka melakukan tindakan amoral. Eksekutif kita yang dihegemoni oleh KKN dengan birokrasi yang tidak efisien, legislatif yang disinyalir sangat korup juga yudikatif yang memperlihatkan bagaimana pengadil-pengadil kita digelandang ke pengadilan karena berbagai kasus. Semua hal itu harus segera ditangani oleh kepemimpinan yang berani, kuat, adil dan berintegritas. Siapakah pemimpin yang memiliki jiwa seperti itu? Tentunya negeri ini tidak akan menjumpai lagi orang-orang secapable Abu Bakar, Umar, Ali, Utsman ataupun Umar Bin Abdul Aziz. Mereka ialah orang-orang yang memiliki visi dan orientasi akhirat, sehingga mereka menganggap dunia hanyalah tempat bersinggah sementara dan dan tidaklah menarik bagi mereka segala isi dunia beserta perhiasannya. Tantangan kita untuk mengobati penyakit ini adalah bangsa kita harus segera mencari dan mencetak pemimpin-pemimpin yang memiliki orientasi akhirat tersebut. Umat ini akan melahirkan pemimpin-peminpin berorientasi akhirat apabila sadar dan memahami betul akan ideologi mereka yaitu ideologi yang benar-benar berasal dari Penciptanya yaitu Sang Maha Benar dan Maha Agung, yang bersifat universal dan integral, bukan ideologi yang dibuat menggunakan akal logika manusia yang sifatnya relatif dan tentatif. Pemimpin yang memiliki ideologi tersebut nantinya dituntut untuk menularkan nilai-nilai positif sehingga mampu memberikan keteladanan di masyarakat. Melalui keteladanan itulah, semangat keoptimisan masyarakat bisa kembali dibentuk sehingga semua orang akan bahu-membahu bekerja untuk memperbaiki dan menyolusikan jutaan permasalahan di negeri ini.

Pengobatan kedua adalah penguasaan sosial media, seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini masyarakat hidup dalam era dimana kondisi arus informasi yang berlebih. Setiap orang bisa mengonsumsi segala bentuk informasi dari segala bentuk media kapan saja dan dimana saja. Fakta sosiologis inilah yang membuat Yahudi mati-matian berjuang untuk menguasai media, karena mereka percaya bahwa “orang yang menguasai dunia adalah orang yang menguasai media”. Karena media adalah stimulus bagi opini publik, pembangkit simpati di satu sisi dan amarah di sisi lain. Media juga merupakan sarana terbaik untuk menyukseskan program “Mind Control” yang mereka yakini sebagai strategi paling ampuh mengendalikan manusia untuk kepentingan mereka menguasai dunia. Saat ini kita bisa melihat fakta bagaimana Yahudi bisa mengendalikan segala informasi yang ada di dunia.

Begitu juga di negeri kita, masyarakat bisa sangat mudah terpengaruh akan segala bentuk opini di media yang belum tentu kebenarannya. Yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, itulah kondisi riil media kita saat ini dimana terdapat banyak sekali kepentingan didalamnya.Boleh jadi sehebat apapun kapabilitas pemimpin di negeri ini jika tidak mampu mengendalikan media maka akan tetap dicitrakan negatif karena kontra kepentingan. Ironisnya, saat ini umat Islam belum memiliki media yang lebih ampuh untuk menandingi pembentukan opini publik yang dilakukan oleh media yang tidak berpihak pada Islam.

Bagaimanapun, umat Islam saat ini harus mulai berpikir bagaimana media Islam yang dimiliki bisa dioptimalkan sebagai garda terdepan untuk memperbaiki stigma negatif yang dialamatkan kepada Islam, media Islam juga harus mampu menjernihkan stigma negatif tersebut sehingga nilai-nilai keislaman yang agung dapat ditransformasikan secara benar dan reputasi citra Islam dapat diperbaiki. Senjata umat Islam saat ini bukan lagi pedang dan panah, tetapi opini, media dan kecerdasan. Apabila umat Islam sudah mampu untuk menguasai media, maka opini dan semangat keteladanan yang timbul dari “Strong Leadership” yang dimiliki pemimpin kita akan sangat mudah ditularkan kepada mayarakat sehingga akan timbul perasaan saling percaya antara pemimpin dengan masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan lebih mudah untuk diarahakan secara komunal untuk mengerjakan proyek-proyek kebaikan.

Strong Leadership yang berasal dari pemimpin berorientasi akhirat serta penguasaan sosial media, Dua terapi inilah yang saat ini harus segera dilakukan oleh Umat Islam sehingga lama-kelamaan “penyakit imun” yang sudah menjadi penyakit masyarakat dapat terobati, kemudian menjelma menjadi semangat keoptimisan umat untuk kembali menyelamatkan peradaban yang sudah diwariskan oleh Rasulullah SAW. Apabila peradaban ini sudah berhasil kita selamatkan, maka yakinlah bahwasanya kemenangan nyata yang sudah dijanjikan Allah dalam Surat Al Fath:1 pasti akan segera datang. Allahu Akbar!!!


Jumat, 03 Februari 2012

“GAZA KEMBALI MEMBARA”

Zionis Israel kembali melancarkan serangan ke Gaza yang mereka namakan Operation Scorching Summer.

Korban Meninggal Sabtu kemarin sudah terhitung 19 orang. Akankah kita diam saja?

Menyerukan kepada seluruh LDK di Indonesia untuk :

  1. Mendoakan saudara-saudara kita di Palestina
  2. Melakukan atributisasi Palestina selama seminggu ke depan
  3. Menggalang Munasharah nasional untuk Palestina

By : BK ISU DUNIA ISLAM FSLDK INDONESIA (JS UGM)

Kemarin sore, SMS tersebut sampai ke HP saya.., kemudian kewajiban ana pulalah untuk menginformasikan hal tersebut kepada minimal kawan-kawan yang saya kenal. Saya merasa sedih, kenapa? dari sekitar 50 teman yang saya forward-in tentang masalah ini,..tidak ada satupun yang menanggapinya bahkan mau tanya kelanjutannya seperti apa.,

Oleh karena itu saya ingin sekedar berbagi tulisan kepada sahabat-sahabat semua dari hasil saya membaca beberapa tentang literatur tentang Palestina,..semoga bisa sedikit mencerahkan

“MENGAPA HARUS PEDULI?”

1. Karena Kita adalah manusia

  • Israel melakukan pembantaian massal kepada Penduduk Palestina

Jika antum masih punya sisi kemanusiaan, sesuatu yang menjadi kesepakatan universal untuk dihormati, maka antum akan terhenyak melihat contoh hilangnya kemanusiaan yang dipertontonkan oleh Israel. contoh kebiadaban Israel yang sangat sedikit terekspose media : Pembantaian massal yang konsisten n kontinyu ex. Qabbiyah; Shabra Shatilla (syahid lebih dari 12.000 orang); Kafr Qassim (pembantaian orang yg baru pulang kerja); Masjid Ibrahim di Hebron (Nembakin orang yg lagi sholat berjamaah, 24 syahid); ‘Uyun Qaara, Bahr Al-baqr (Ngebom Sekolah), Ad-Duwaimah (dibunuh dgn dipecahkan kepalanya) n masih banyak lagi…

  • Israel Menebarkan Teror

Tahukah antum? akibat dari teror yang dilakukan oleh Zionis semenjak tahun 2000-2004 telah mengakibatkan 3474 orang syahid dan lebih dari 42 ribu orang lainnya terluka. Sementara 65864 lebih rumah hancur dan 68011 donam (donam adalah ukuran luas tanah yang digunakan di Israel ) lahan dilumatkan

  • Penangkapan dan Penghapusan Kebebasan

Jumlah tawanan Palestina di dalam penjara Jerusalem zionis Israel mencapai 7200 orang, 5866 terdaftar dalam data departemen tawanan Palestina. Mereka tersebar di 25 Penjara Israel, diantara mereka ada 103 orang wanita, 43 orang telah divonis. 1318 tahanan adalah pelajar dari berbagai kalangan

  • Penyiksaan di luar batas kemanusiaan
  • Penggusuran dan Deportasi gila-gilaan
  • Penghancuran sarana pendidikan
  • Penghancuran Ekonomi
  • Pelarangan beribadah

2. Karena Kita adalah orang Indonesia

Ngapain sih nyambung-nyambungin Indonesia sama masalah Palestina? apa hubungannya? ngapain mikirin negara yang jaraknya jauh minta ampun.Berikut adalah alasan-alasan kenapa kita sebagai warga Indonesia perlu peduli terhadap Palestina :

  • Karena Indonesia anti-Penjajahan

“Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan”

Jangan ngaku orang Indonesia jika gak tahu kalimat tersebut, kondisi yang ada di Palestina saat ini jelas-jelas membuktikan bahwa Palestina sedang terjajah oelh Israel, sehingga jika menilik makna Pembukaan UUD 1945 tersebut, jelaslah Indonesia punya kewajiban unuk menghapuskan penjajahan di Israel,..sudahkah antum menjadi bagian dari sana?

  • Indonesia sangat terpengaruh kondisi Palestina

Emangnya kondisi di Palestina ngefek apa ke Indonesia? gak ada hubungannya kaleee…negara sejauh itu,.

Hmm mumngkin teman2 belum sadar ya, kalau ternyata carut-marutnya bangsa Indonesia saat ini sangat erat kaitannnya dengan eksisnya zionis Israel dan penjajahan atas Palestina. hubungannya seperti ini : Eksistensi Zionis Israel saat ini ditopang oleh sebuah sistem Internasional, yang juga mencengkeram Indonesia. Sebaliknya eksistensi sistem Internasional yang kejam itu hanya bisa eksis dengan adanya eksistensi penjajah Israel. contoh yang paling jelasnya adalah krisis ekonomi tahun 1997 yang dipicu spekulan Yahudi bernama George Soros yang membuat rupiah nilainya jatuh. Kondisim ekonomi Indonesia sangat buruk, pasca krisis pun, Indonesia kemudian masuk perangkat IMF (alat kapitalis global yang dikuasai zionis).

Kesimpulan praktisnya : Carut marutnya perekonomian Indonesia kalau dirunut-runut ternyata disebabkan- salah satunya oleh masih eksisnya penjajahan Israel atas palestina.Jika kita diam saja dan tidak peduli soal Palestina, Indonesia nggak akan pernah bisa keluar dari krisis.

  • Indonesia berhutang budi terhadap Palestina

Harus teman-teman sadari bahwa Palestina mengajarkan kepada kita apa arti “ukhuwah” sesungguhnya, Pada tanggal 6 September 1945, Mufti Besar Palestina Al-Husaini mengirimkan ucapan selamat atas”pengakuan Jepang” terhadap kemerdekaan Indonesia lewat radio Berlin yang berbahasa Arab dan disiarkan selama 6 hari berturut-turut. Palestina juga turut membantu Indonesia ketika ada bencana seperti Merapi dan mentawai, Gempa Padang, Gempa Jogja dll…gak percaya? mangga dibaca link2 ini :

http://www.elhooda.com/2010/11/rakyat-gaza-palestina-kembali-bantu-indonesia-korban-mentawa-dan-merapi/

http://groups.yahoo.com/group/surau/message/28845

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5762478

SubhanAllah, Betapa besar pengorbanan rakyat Palestina di tengah penindasan Zionis, mereka masih sempat mengirimkan bantuan kepada rakyat Indonesia,…Apalagi itu namanya kalau bukan karena ukhuwah? Sudahkah kita membalas budi mereka? mari instropeksi diri..

3. Yang Paling Penting : Karena Kita adalah Muslim

Inilah yang paling penting buat kita, Kepedulian kita terhadap Palestina adalah satu paket dengan keislaman kita. Jika kita tidak peduli, maka perlulah kita bertanya sudah sejauh mana keimanan kita sebenarnya. Berikut adalah alasan-alasannya :

  • Seluruh Bumi adalah tanah air kita

Imam Hasan Al-Banna pernah berkata : “Nasionalisme seorang Muslim seharusnya melintasi sekat-sekat geografis, ras, bangsa, dan segala sekat yang ada. Pembelaan dan Perasaan identitasnya menyatu dengan suara yang sama. Semua yang telah bersyahadat adalah saudara kita, dimanapun mereka, Inilah Nasionalisme kami”.

Perlu Umat muslim sadari adalah setiap Bumi Allah adalah tanah air seorang muslim. Seorang muslim harus berjuang mempertahankan tanah airnya dari segala bentuk penjajahan dan penindasa,..nah sudahkah kita turut berjuang membebaskan tanah air Palestina yang notabenenya adalah tanah air kita juga? Umat Muslim

  • Warga Palestina adalah saudara kita

“Sesungguhnya setiap mu’min adalah bersaudara…”

Q.S Al-Hujurat :10

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal berkasih sayang dan saling mencintai adalah laksana satu tubuh, jika satu bagian merasa kesakitan, maka bagian yang lain akan merasakan sakit pula…”

HR. Bukhari Muslim

  • Palestina adalah Jantung Peradaban Umat Islam

“Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami perlihatkan kepadanya tanda-tanda (Kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat”

QS Al-Israa’ : 1

Palestina adalah “tempat yang diberkahi” selain merupakan tanahnya para nabi, palestina juga merupakan tempat suci umat Islam, menjadi Kiblat shalat yang pertama, serta Jantung Peradaban Umat Islam di seluruh dunia. Sehingga jjika Palestina runtuh, maka bisa dipastikan peradaban-peradaban Islam di seluruh dunia lama-kelamaan juga akan semakin terkikis. Dengan segala keistimewaan Palestina dalam Islam tersebut, masalah Palestina bisa dibilang masalah aqidah. Masalah yang tidak boleh sedikitpun terlewat dalam benak kita, tentu saja jika kita seorang muslim..

SO,…Dengan berbagai macam alasan tersebut, saya mengajak kawan-kawan untuk turut serta peduli kepada Palestina, Wujud kepedulian tidak harus dengan materi, cukup dengan teman-teman mau tahu, mengerti dan paham akan masalah besar umat kita ini..,

Ibarat orang sakit kanker, kemudian melihat orang tertabrak motor,..apakah kita tetap akan diam dengan alasan “Penyakit saya belum bisa disembuhkan”..,tentu tidak,

Begitu juga dengan Palestina, Apakah hanya gara-gara masalah internal di kampus dan negara kita kemudian kita menutup mata tentang persoalan Palestina dengan alasan “Negaraku masalahnya belum beres kok” …Tentu juga tidak

Dengan do’a yang tulus dan keikhlasan untuk saudara-saudara kita di Palestina sana…

Mari Kita selamatkan Jantung Peradaban Umat Islam…

ALLAHUAKBAR !!!

Minggu, 29 Januari 2012


Malam ini sepi,.. sunyi,.. hening,..
Ditemani hembusan angin yang membalut jiwa,
Merasuk hingga ulu hati,

Ku terbuai dalam fatamorgana ini
Ya, rasa ini mulai muncul menghantui jiwa,
Berkecamuk dalam diri ini,

Aku bertanya, Apa sebenarnya ini?
Hanya lintasan pikiran?
Emosi sesaat?
Kesedihan, Kebahagiaan, atau apa?

Kemudian aku menyadari
Ya, ini bukanlah sebuah lintasan pikiran atau emosi sesaat saja
Ini berbeda, jauh berbeda

Sampai pada detik ini, aku bertanya
Rasa apa ini sebenarnya?
Mengapa ini bisa terjadi dalam ruang dialektika hati?

Hati kecil ini menjawab,..
Inilah Fitrah Allah yang dimasukkan ke dalam hatimu
Hingga menguasai jiwamu
Dan terkadang menutup akal sehatmu

Ku bertanya lagi dalam hati, Apa yang harus kulakukan?
Kembali terbersit dalam memoriku sebuah kata-kata bijak,
Jagalah Hatimu, Jagalah Hatimu dan Jagalah Hatimu

Apa?..
Lalu aku marah pada diri sendiri
Mengutuk ketidakberdayaan jiwa ini
Yang tidak mampu menguasai hati

Lalu, aku mulai mencari...
Mencari sebuah jawaban dari semua ini
Mencari solusi dari kegelisahan dan kegundahan ini

Kubuka Firman-Nya,
Ku mencari...dan terus mencari
Sampai pada sebuah surah,
Kubaca ayat-Nya satu demi satu,
Kuresapi maknanya,
Dalam...Sangat Dalam...

Sampailah hati pada sebuah jawaban
Yang membuka kembali pintu jiwa ini
Menerangi kegelapan hati
Hingga mengobati kegundahan ini

Kunci lentera jiwa ini adalah

"Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)".
(QS. Al-An'aam: 162-163).

Ayat tersebut mengajariku, membukakan hatiku, dan menuntun diriku dalam satu jawaban
Jawaban hati ini, atas segala gelombang jiwa yang berkecamuk selama ini
Ya jawaban itu adalah

"Keikhlasan"

Bandung,
30 Januari 2012 | 2:14 AM





Sabtu, 28 Januari 2012

Singsingkan Lengan Baju

Pancangkan Asa

Ukirlah Hari Esok, Pertiwi jaya

Bergandengan Tangan,..tuk meraih Ridho Allah

Peringatan Sumpah Pemuda kali ini memiliki sense tersendiri bagi Kota Pelajar Yogyakarta dimana Aktivis Lembaga Dakwah Kampus se-Indonesia berkumpul untuk menegakkan kalimat Allah di Bumi Gadjah Mada, tempat cikal bakal lahirnya pergerakan dakwah kampus Indonesia terbesar saat ini, atau yang sering kita kenal dengan istilah FSLDK (Forum Sillaturahim Lembaga Dakwah Kampus). Di ruangan yang bernama Pusat Kebudayaan UGM, terdengarlah gemuruh suara dari 1300 Aktivis Dakwah Kampus yang meneriakkan “Sumpah Aktivis Dakwah Kampus Indonesia”

“Kami Aktivis Dakwah Kampus Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah air penuh kemakmuran. Kami Aktivis Dakwah Kampus Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa tanpa kebodohan. Kami Aktivis Dakwah Kampus Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa tanpa kekerasan.”

Dakwah Kampus yang lahir pada tahun 80-an sampai saat ini terus tumbuh dan berkembang mewarnai hampir 80% kampus yang ada di Indonesia. M. Mansyur Romi, pembina JS UGM mengatakan dalam sambutannya, bahwa pada masa lampau kegiatan seperti ini adalah mimpi, namun sekarang telah menjadi kenyataan. Jika kita amati, Dakwah Kampus saat ini sedang memasuki ronde baru dalam dinamika keberjalanannya. Pola-pola baru dalam pergerakan dakwah semakin gencar dilakukan oleh aktivis dakwah kampus dalam membawa nilai2 Islam di kampusnya masing-masing, Tak lain tak pelak adalah untuk menyesuaikan dengan modernisasi yang terjadi baik di tingkat kampus, regional, nasional maupun internasional.

Seiring berjalannya waktu, Dakwah Kampus senantiasa berkembang dengan tantangan yang lebih luas dan kompleks. Jaringan Dakwah Kampus yang semakin luas tersebut menuntut ADK untuk tidak hanya berbicara mengenai kondisi kampus dan berbagai macam masalah internal sahaja, akan tetapi juga dituntut untuk berpikir global tentang problematika umat mulai dari masalah ekonomi, pendidikan, sosial, politik, bobroknya moral bangsa dan yang lebih parah lagi isu2 yang menyudutkan ummat seperti aliran sesat, pluralisme, sekulerisme, bahkan terorisme.

Oleh karena itu, perlu disadari oleh seluruh Kader Lembaga Dakwah Kampus bahwasanya sekarang bukanlah zaman dulu lagi, perubahan zaman sudah sangat signifikan, keadaan telah jauh berubah, turbulensi yang menghadang juga semakin besar. Apabila kita hanya dibekali dengan semangat yang bergelora dan militansi yang menggetarkan sahaja itu jauh sekali dari cukup. Kemampuan mengambil keputusan, melihat situasi kekinian, pemanfaatan jaringan yarng luas, Kapasitas Kepemimpinan yang mumpuni serta pengemasan nilai2 Islam juga menjadi faktor yang sangat penting dan wajib dimiliki oleh setiap Kader LDK karena faktor2 tersebut insyaalllah yang akan menjadi syarat kemenangan Dakwah Kampus.

Kemudian jika kita menilik lebih dalam lagi kondisi saat ini, Peran LDK seharusnya tidak menjadi “sekedar” wajiha syiar saja tetapi bagaimana menjadi solusi perbaikan dalam perubahan pola pikir masyarakat serta menjadi organisasi mahasiswa muslim yang tidak hanya peduli terhadap kondisi kadernya saja, tetapi juga peduli akan dinamika yang terjadi di kampus serta masyarakat umum.

Semoga momentum sarasehan kali ini kembali menyadarkan peran kita baik dalam tataran personal sebagai seorang Da’I ataupun tataran wajiha formal sebagai motor penggerak dakwah kampus di Indonesia. AllahuAkbar!!!

Sudah Saatnya kita keluar dari kandang kita

Untuk bertemu di suatu lapangan yang luas

Menggunakan baju kita masing2 dengan warna yang berbeda-beda

Tetapi dengan satu semangat yang sama, kemudian meneriakkan kalimat

“Bangkit Negeriku, Harapan Itu Masih Ada”

(Anis Matta)

Road To FS-Nas 2012

“Indonesia Madani Bukan Hanya Mimpi”





Ketika Matahari Berpuisi

Cahayanya masuk mengisi hati yang sepi

Menyinari kegelapan dalam sebuah alunan melodi


Ketika Matahari Berpuisi

Aku buka jendela kamar ini, jantungku berhenti

Menikmati hangatnya sebuah karya Illahi


Ketika Matahari Berpuisi

Aku terbawa dalam sebuah imajinasi

Mendengar sebuah symphoni nada cinta bernyanyi


Ketika Matahari Berpuisi

Hati ini hanyut dalam sebuah resonansi

Terbawa jauh menuju alam sepi dan sendiri


Ketika Matahari Berpuisi

Berpadu lembut bersama jari jemari

Melukis mimpi pada sebuah embun pagi


Ketika Matahari Berpuisi

Berada tepat diatas kepala ini

Dia berkata, Aku menyinarimu setengah hati


Ketika Matahari Berpuisi

Jiwa ini semakin kencang berlari

Mengejar eloknya mimpi dunia tak henti-henti


Ketika Matahari Berpuisi

Rintik hujan datang mengiringi

Membentuk harmoni pelangi berwarna-warni


Ketika Matahari Berpuisi

Bulan Bintang muncul dari senja yang sunyi

Membawa gemerlap cahaya menari-nari


Ketika Matahari Berpuisi

Aku masih bermimpi, dan terus bermimpi

Sampai akhirnya Matahari itu telah pergi


Ketika Matahari Berpuisi

Aku terbangun, tersadar dan berdiri

Bertanya kemanakah matahari itu pergi?


Ketika Matahari Berpuisi

Aku berpikir, barangkali esok matahari akan kembali

Tapi, Apakah daku masih bisa melihat Cahaya Pagi?


Ketika Matahari Berpuisi

Seandainya ia tidak pernah kembali lagi

Apakah aku akan turut pergi bersama mimpi duniawi?


Ketika Matahari Berpuisi

Diiringi syahdunya lantunan Ayat suci, Aku berkontemplasi

Dimanakah aku letakkan Allah MahaSuci?


Ketika Matahari Berpuisi

Kebenamkan mataku dalam keheningan ini, lalu bertanya pada hati

Apakah Aku sudah siap untuk mati?


"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh."

(QS. 4:78).


-Sebuah Kontemplasi dari seorang Hamba Illahi-

25 Mei 2011, 01.42

  1. Pengertian Jasa dan Pekerjaan Konstruksi

Pengertian Jasa konstruksi adalah layanan jasa konsultansi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi sedangkan Pekerjaan konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan atau Pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya, untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain.

  1. Tujuan Jasa Konstruksi

Adapun Pengaturan jasa konstruksi bertujuan untuk:

  1. Memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang kokoh, andal, berdaya saing tinggi, dan hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas.
  2. Mewujudkan tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi yang menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam hak dan kewajiban, serta meningkatkan kepatahan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Mewujudkan peningkatan peran masyarakat di bidang jasa konstruksi.
  4. Jenis dan Badan Usaha Konstruksi

Secara umum Jenis Usaha Konstruksi dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Perencanaan Konstruksi

    Usaha ini dilaksanakan oleh perencana konstruksi (Konsultan, Designer) yang wajib memiliki sertifikat keahlian, yaitu bertugas memberikan layanan jasa perencanaan dalam pekerjaan konstruksi yang meliputi rangkaian kegiatan atau bagian-bagian dari kegiatan mulai dari studi pengembangan sampai dengan penyusunan dokumen kontrak kerja konstruksi.

  2. Pelaksanaan Konstruksi

    Usaha ini dilaksanakan oleh pelaksana konstruksi (Kontraktor) yang wajib memiliki sertifikat keterampilan dan keahlian kerja, yaitu bertugas memberikan layanan jasa Pelaksanaan dalam pekerjaan konstruksi yang meliputi rangkaian kegiatan atau bagian-bagian dari kegiatan mulai dari penyiapan lapangan sampai dengan penyerahan akhir hasil pekerjaan konstruksi.

  3. Pengawasan Konstruksi

    Usaha ini dilaksanakan oleh pengawas konstruksi yang wajib memiliki sertifikat keahlian, yaitu bertugas memberikan layanan jasa pengawasan baik sebagian atau keseluruhan pekerjaan pelaksanaan konstruksi mulai dari penyiapan lapangan sampai dengan penyerahan akhir hasil konstruksi.

Ketiga jenis usaha konstruksi diatas dapat berbentuk orang perseorangan atau badan usaha, apabila Pekerjaan konstruksi yang akan dikerjakan berisiko besar/berteknologi tinggi/ yang berbiaya besar hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas atau badan usaha asing yang dipersamakan.Adapun Perencana konstruksi, pelaksana konstruksi, dan pengawas konstruksi yang berbentuk badan usaha harus memenuhi ketentuan tentang perizinan usaha di bidang jasa konstruksi memiliki sertifikat, klasifikasi, dan kualifikasi perusahaan jasa konstruksi.

  1. Tanggung Jawab Professional Badan Usaha Jasa Konstruksi

Badan usaha Jasa Konstruksi tersebut harus bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaannya yang dilandasi prinsip-prinsip keahlian sesuai kaidah keilmuan, kepatutan, dan kejujuran intelektual dalam menjalankan profesinya dengan tetap mengutamakan kepentingan umum.

  1. Pengembangan Usaha Jasa Konstruksi

Pengembangan usaha jasa konstruksi memiliki tujuan untuk mewujudkan struktur usaha yang kokoh dan efisien melalui kemitraan yang sinergis antara usaha yang besar, menengah, dan kecil serta antara usaha yang bersifat umum, spesialis, dan keterampilan tertentu.

Usaha perencanaan konstruksi dan pengawasan konstruksi dikembangkan ke arah usaha yang bersifat umum dan spesialis, sedangkan usaha pelaksanaan konstruksi dikembangkan ke arah usaha yang bersifat umum dan spesialis dan usaha orang perseorangan yang berketerampilan kerja.

  1. Pihak yang terkait dan pengikatan pekerjaan konstruksi

Para pihak dalam pekerjaan konstruksi terdiri atas pengguna jasa dan penyedia jasa. Pengguna jasa (ex.Pemerintah) harus memiliki kemampuan membayar biaya pekerjaan konstruksi yang didukung dengan dokumen pembuktian dari Lembaga Perbankan dan atau Lembaga Keuangan bukan bank.Penyedia jasa terdiri dari perencana, pengawas dan pelaksana konstruksi .

Pengikatan dalam hubungan kerja jasa konstruksi dilakukan berdasarkan prinsip persaingan yang sehat melalui pemilihan penyedia jasa dengan cara pelelangan umum atau terbatas. Badan-badan usaha yang dimiliki oleh satu atau kelompok orang yang sama atau berada pada kepengurusan yang sama tidak boleh mengikuti pelelangan untuk satu pekerjaan konstruksi secara bersamaan.

Kewajiban pengguna jasa dalam pengikatan mencakup menerbitkan dokumen tentang pemilihan penyedia jasa yang memuat ketentuan-ketentuan secara lengkap, jelas dan benar serta dapat dipahami, serta menetapkan penyedia jasa secara tertulis sebagai hasil Pelaksanaan pemilihan. Sedangkan penyedia jasa wajib menyusun dokumen penawaran berdasarkan prinsip keahlian untuk disampaikan kepada pengguna jasa.

Ketentuan mengenai kontrak kerja konstruksi baik dalam hal hak atas kekayaan intelektual, pemberian insentif dan mengenai pemasok dan/atau komponen bahan bangunan dan/atau peralatan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah

  1. Penyelenggaraan Pekerjaan Konstruksi

Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi meliputi tahap perencanaan dan tahap Pelaksanaan beserta pengawasannya yang masing-masing tahap dilaksanakan melalui kegiatan penyiapan, pengerjaan, dan pengakhiran.

Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang keamanan, keselamatan dan keselamatan kerja,-perlindungan tenaga kerja, serta tata lingkungan setempat untuk menjamin terwujudnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi.

  1. Kegagalan Bangunan

Jika terjadi kegagalan bangunan yang disebabkan karena kesalahan penyedia jasa (perencana, pelaksana, pengawas) konstruksi, dan hal tersebut terbukti menimbulkan kerugian bagi pihak lain, maka penyedia jasa konstruksi tersebut wajib bertanggung jawab sesuai dengan bidang profesi dan dikenakan ganti rugi.

Sedangkan Jika terjadi kegagalan bangunan yang disebabkan karena kesalahan pengguna jasa dalam pengelolaan bangunan dan hal tersebut menimbulkan kerugian bagi pihak lain, maka pengguna jasa waJib bertanggungjawab dan dikenai ganti rugi.

  1. Peran Masyarakat

Hak Masyarakat:

  1. Melakukan pengawasan untuk mewujudkan tertib pelaksanaan jasa konstruksi
  2. Memperoleh penggantian yang layak atas kerugian yang dialami secara langsung sebagai akibat penyelenggaraan pekerjaan konstruksi.

Kewajiban Masyarakat :

  1. menjaga ketertiban-dan memenuhi ketentuan yang berlaku di bidang Pelaksanaan jasa konstruksi,.
  2. turut mencegah terjadinya pekerjaan konstruksi yang membahayakan kepentingan umum.
  1. Penyelesaian Sengketa

Penyelesaian sengketa jasa konstruksi dapat ditempuh melalui pengadilan atau di luar pengadilan berdasarkan pilihan secara sukarela para pihak yang bersengketa.

Assalamualaikum

"Ngomong-ngomong kenapa sih, sampai sekarang loe masih tetap ngejomblo?" suatu ketika ada temen yang iseng nanya gitu.Gue diem aja, gue emang lagi males ngeladenin tu anak. Mending nerusin ngirup es TEH manis...sluurrpp...

"Gue tau.. bilang aja loe emang gak laku-laku..alah..dasar muna loe"

Bletak! gak bisa didiemin ni anak. Lama-lama ngelunjak. Oke....

Yup, loe bener. Gue emang gak laku-laku. Dan karena itu gue malah bersyukur berat. Karena kalo gue laku, berarti gue nggak ubahnya bagaikan barang. Sori, gue gak pernah menjual diri tuh. Wassalam

tuutt...tuutt... percakapan berakhir.

Hmm.. Bicara tentang makbulnya sebuah do'a. gue jadi inget, jangan pernah nyepelekan doa spontan dari seorang anak ingusan, buktinya gue. Seingat gue, dulu waktu eSeMPe gue pernah spontan berdoa kayak gini "Ya Allah, jadikanlah hamba gak dapet pacar!" Dan kembali terbukti, do'a itu benar-benar makbul!!

Dan terlahirlah ke hamparan dunia...'the Jomblo'...

"Huh, jadi jomblo aja bangganya bukan main.."

Iya dong! Jadi jomblo adalah anugerah yang begitu indah. Jomblo adalah pilihan akal sehat. Jomblo itu keren Jack! Betapa enggak, lihatlah betapa merananya orang-orang yang gak jomblo. Berapa banyak alokasi dana yang tersita buat pacaran, berapa waktu yang terbuang buat jalan-jalan, sms-an, telpon-telponan, ngejemput sang pacar, ngantar balik. Trus betapa sengsaranya hidup adalam kepura-puraan, pura-pura bertingkah manis, jambu-jambuan, bertingkah perfect... Sementara lihatlah seorang jomblo... Dia melenggang tenang dengan senyuman lepas dan bahagia.. Layaknya brung camar yang mengepakkan sayapnya mengitari cakrawala.

"Cukup... cukup... Loe bicara kayak gitu kan karena emang gak ada yang kepengen sama loe... coba ada yang naksir, pasti loe juga gak bisa nahan. Sekali lagi....jangan munafik..!!"

Wakakakakak.. (jadi inget tsamina-mina e e) Loe bener, emang gak ada yang naksir... Emangnya kenapa? Malah bagus lagi... Dan itu dia, benteng yang membuat gue bisa bertahan gak pacaran kayak gini memang begitu kokoh dan berlapis-lapis. Pertama, gue sedikit punya temen lawan jenis..(apalagi FTTM) Jadi kesempatan dekat juga minim, nah kalo pun ada temen lawan jenis mereka juga gak bakalan ada yang naksir. Kalo pun suatu ketika ada yang naksir, guenya yang gak mau. Nah, walaupun andaikan nih gue tergoda buat pacaran, pasti gue juga gak punya waktu buat melanggengkan pacaran itu, wong sekarang aja gue kebingungan bagi waktunya.. Udah kuliah, banyak tugas, nyediain waktu juga buat nulis note butut ini, belum lagi kalo tiba-tiba ada undangan selamatan di kampung, kan rugi toh kalo gak didatengin... kebayang kan betapa sibuknya gue. Dan biar kate ada waktu pun, gue pasti juga gak berani pacaran. Karna gue punya temen yang bakal ngingetin gue..

Cerita dikit nih, gue waktu kelas dua eSeMA, pernah bikin pernyataan spektakuler di kelas, gue bilang ke semua temen sekelas, 'gue gak akan pacaran'. Dan spontan temen-temen pada bilang "Awas, kalo gue liat loe pacaran!" nah jadi gue gak akan merasa aman. Dan walaupun gue bisa sembunyi-sembunyi tanpa ketahuan, gue ternyata harus menerima kenyataan.. bahwa di manapun gue, di kolong meja, di dalam kantong celana, atau di inti bumi... tetap ada Dzat Yang Maha Menatap... Allah SWT. Dan inilah benteng terakhir yang terkuat dan gak bisa digoyahkan!

"Lho, emangnya kenapa kalo Allah tau loe pacaran?"

Lha...loe itu primitif banget sih? Masa gak tau kalo pacaran itu haram...

"Ha....?? maksudnya..."

Haram...haram, haram, haram, haram, haram, haram... HARAM. perlu gue tulis sampai akhir halaman??

Dalam Al Isra 32, Allah menegaskan janganlah kamu mendekati zina, dalam An Nur ayat 30-31 Allah memerintahkan kita untuk menjaga pandangan. Dalam Al Hadits Allah melarang pria wanita bukan muhrim berdua-duaan, dilarang interaksi laki perempuan di tempat-tempat pribadi, seperti di kos kalo tidak ada muhrim, jalan-jalan berduaan naik motor atau mobil pribadi.

Nah, pertanyaannya yang namanya pacaran itu kan jelas gak mungkin gak ada aktivitas semacam itu, jalan berdua, saling memandang... dan biasanya selalu meningkat intensitasnya, awalnya cuma pegang-pegangan tangan, trus meningkat jadi cipika cipiki, trus lip ketemu lip dan seterusnya... Ouwww! Pokoknya Abang mesti tanggung jawab! Gugurkan saja kandungan loe itu!!

"Aaahh.. loe generalisir, yang penting kan kita bisa menjaga diri.."

Bersyukurlah yang bisa menjaga diri, namun mana ada orang pacaran bisa menjaga diri. minimal untuk tidak menatap atau pegang-pegangan tangan. Lagian tidak ada jaminan seseorang bisa bertahan. Sealim apapun dia, ketika nafsu sudah membuncah, nggak pilih kasih. Wajar, karena syaitan selalu ada di pihak ketiga dari sepasang laki perempuan yang berdua-duaan.

"Aaahhh.. udahlah. kayaknya loe itu sensi banget sama yang namanya pacaran. Padahal kan masih banyak yang lain yang diharamkan."

Seratus! Loe bener. Pacaran hanya satu jenis kemaksiatan. Tapi jangan pernah menganggap remeh satu kemaksiatan, bung! Gue melihat pacaran adalah gerbang menuju kemaksiatan-kemaksiatan yang lain. Logikanya gini, ketika seseorang pacaran, maka sesungguhnya dia sedang melakukan kemaksiatan yang terang-terangan. Nah, terang-terangan aja dia berani, apalagi yang sembunyi-sembunyi seperti melalaikan sholat, puasa, berdusta, dan lainnya. Dan percayalah, ketika seseorang masuk dalam pintu gerbang ini, maka akan terbuka lebar pintu-pintu kemaksiatan yang lainnya, dan akan banyak tertutup baginya pintu-pintu kebaikan. Orang yang aktif dulunya mengemban dakwah akan meninggalkan dakwah karena pacaran, yang aktif ngaji bakal ogah ngaji lagi... percaya deh. makanya tutup sejak awal kesempatan itu.

"Sebentar, sebentar. Kalo loe gak pacaran, gimana caranya loe bisa dapet jodoh?"

Aaaah. Jodoh??? Klise banget. Emangnya kebanyakan yang pacaran itu buat nyari jodoh. Banyak yang bilang ke gue kalo pacaran itu buat having fun aja, mereka gak berpikir untuk meneruskan ke ataraf yang lebih serius. Nah, walaupun ada yang buat nyari jodoh... berarti kelihatannya dia ragu terhadap Allah. Bukankah Allah Berfirman kalo jodoh itu sudah ditentukan sejak Allah sejak kita lahir. Artinya pacaran gak pacaran, jodoh kita sudah ada ditetapkan. Tinggal bagaimana mendapatkan jodoh yang baik. Nah, masalah ini, Allah pun menegaskan dalam firman-Nya bahwa laki-laki yang baik akan berjodoh dengan wanita yang baik, wanita yang buruk buat laki-laki yang buruk. Jadi teknik terbaik mendapatkan jodoh yang terbaik adalah dengan senantiasa memperbaiki diri, mempertebal ketakwaan, dan kita menjemputnya dari tangan Allah dengan senyuman merekan sang bidadari. Lagian gue percaya bahwa satu-satunya ikatan laki perempuan yang diperbolehkan adalah khitbah dan nikah. Selain itu, No Way!

"Oke, oke.... tapi kayaknya sulit banget deh..."

Yep, itu perasaan yang dibangun oleh bisikan syaitan. Emang sih rada sulit, karena katanya survey menunjukkan 98% remaja itu berpacaran. 2 % yang tidak, terbagi lagi menjadi yang tidak laku, dan yang emang keukeuh nggak mau. Tapi Alhamdulillah, senengnya gue pernah denger kalo Allah mengatakan janganlah kamu mengikuti orang kebanyakan, karena kebanyakan orang masuk neraka hehehe... Yo i, gue gak peduli. Bahkan jika suatu saat nanti semua orang di dunia ini berpacaran, maka biarkanlah gue menjadi orang yang terakhir yang gak berpacaran. The last jomblo...

Biarin...

Catatan:

Gue yakin, tulisan ini bakal menuai kontroversi. Bakal banyak yang marah dan benci ke gue, maki-maki gue, ngatain gue sok ALIM (Anggota LIma Monyet apa Anak LIar Malingan?), ato nganggep note ini angin lalu, diludahin, langsung didelete. Ya.... biarin, nggak papa. Gue cuma bisa berdendang kayak bunyi kasidah lawas.... 'Biarkan orang benci.... Asalkan Tuhan sayang.....jreng..jreng jreng..'
Kata-kata the last jomblo sebenarnya gak tepat. Karena gue gak akan betah sendiri. Kalo udah waktunya lebih baik gue buru-buru nikah... Halalan thayyiban...
[ Sumber : Bulletin pertama Syiar dan pelayanan Kampus GAMAIS ITB, ditulis oleh Lintang Wahyu Mukti (FKK 08) ] :D

wasalamualaikum wr wb..

Hamas adalah akronim dari Harakat al-Muqawwamatul al-Islamiyah atau Gerakan Perlawanan Islam, berdiri secara formal pada 14 Desember 1987. Hamas didirikan oleh antara lain Syeikh Ahmad Yasin, Abdul Aziz al Rantissi dan Mohammad Toha. Pada awalnya Hamas merupakan ormas yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan akan tetapi semenjak Desember 1987 Hamas berubah menjadi organisasi yang bersenjata.

Tujuan didirikan Hamas sendiri adalah "Mengibarkan panji-panji Allah di setiap inci Bumi Palestina".Pada awalnya, Hamas dipimpin oleh Syeikh Ahmad Yasin, akan tetapi setelah Syeikh Ahmad Yasin meninggal dunia kepamimpinan dipegang oleh Abdul Aziz al-Rantissi, beliau adalah seorang Dokter spesialis anak.Pada tanggal 17 April 2004 beliau dibunuh oleh Israel.Sedangkan Muhammad Toha pada tahun 2003 dia ditangkap pihak serdadu Israel dan dipenjarakan selama 14 bulan tanpa diadili.Pada 5 Mei 2004, beliau dibebaskan.

Hamas berdiri merupakan bentuk respon dari ketidakpuasan atas pemerintahan Fatah yang dinilai terlalu lembek dalam menghadapi Zionis Israel. Hamas dipublikasikan bertepatan dengan momentum kebangkitan Intifadah 1 yang bergolak di sepanjang Jalur Gaza. Apabila anak-anak di Palestina melawan Tentara Israel dengan menggunakan batu, maka Hamas sudah menggunakan senjata militer. Salah satu senjata yang paling ditakuti Israel adalah serangan bom bunuh diri.

Dalam perkembangannya, Hamas mulai menunjukkan sepak terjangnya dengan masuk dalam arena politik praktis yaitu dengan mengikuti pemilu legislatif. Hasilnya dari 134 kursi yang tersedia Hamas memperoleh 74 suara, Fatah 45 suara dan sisa kursi untuk partai kecil lainnya.Dengan kemenangan tersebut, Hamas memulai kancah kepemimpinannya di Palestina dengan Ismail Haniya sebagai perdana menteri. Akan tetapi, kemenangan Hamas tersebut tidak diakui oleh Israel dan Amerika Serikat, bahkan oleh lawan politik dalam negerinya sendiri yaitu Fatah. Fatah pun tidak mau untuk bergabung dalam kabinet Hamas, akibatnya adalah dalam internal Palestina sendiri masih sering terjadi konflik dan ketegangan antara kelompok Hamas dan Fatah.Puncak dari ketegangan antara Fatah dan Hamas terjadi pada 14 Juni 2007 ketika Haniya dipecat oleh Presiden Mahmoud Abbas dan diganti oleh Salam Fayyad. Akan tetapi, Ismail Haniya mendapatka mandat dari rakyat sehingga masih tetap menjabat sebagai perdana menteri dengan daerah kekuasaan di Gaza, sedangkan daerah tepi barat masih tetap dikuasai oleh Fatah yang didukung oleh Amerika Serikat dan Israel. Sejak saat itu Gaza diblokade dan diembargo habis-habisan oleh Israel sampai saat ini.

Tekanan demi tekanan terus menghantam perjuangan Hamas akan tetapi justru dari tekanan tersebut yang menjadi sebuah tenaga dahsyat bagi seluruh rakyat Palestina. Hamas sudah menjadi sebuah urat nadi dan telah mendarah daging bagi rakyat Palestina dan menjadi ruh pergerakan di seluruh penjuru muka bumi. Kemenangan Hamas pada kancah politik di Palestina bukan hanye menandai babak baru dalam konfllik penjajahan Israel di Palestina akan tetapi juga merupakan awal kebangkitan pergerakan Islam dalam kancah perpolitikan di Timur Tengah. Hamas lahir dan tumbuh di sebuah negeri yang begulat melawan penjajah, baik dengan perlawanan senjata atau dengan jalur diplomasi di atas meja perundingan.Dalam penilaian aktif, Hamas cukup professional dalam mengelola pergerakan. Faksi Fatah dan otoritas Palestina pun mengakui Hamas sebagai jaringan pergerakan yang rapid dan terkoordinasi.

Kekuatan Hamas lainnya dimotori oleh kekuatan generasi mudanya sehingga gerakan ini mulai merambah masuk ke masjid2, kampus dan banyak sektor2 lainnya. Dalam gerakan ini Hamas dicitrakan dengan perilaku para kativisnya yang bebas dari korupsi dan sangat menunjukkan kesungguhannya dalam membela Palestina. Kemenangan Hamas ini juga wajib dijadikan inspirasi bagi gerakan-gerakan Islam lain agar tidak malu2 untuk menyerukan Islam, baik dalam kancah perpolitikan, ekonomi, social dan budaya. Selain itu kemanangan Hamas akan memacu gerakan dakwah yang ada untuk berjuang lebih baiklagi dalam membela agama Allah. Kemenangan Hamas semestinya menjadi pemicu agar gerakan Islam lainnya tidak pesimis dalam berjuang.

Ada 2 sisi alasan kemenangan Hamas tersebut, yaitu Meningkatnya Kualitas HabluminAllah dan kualitas Habluminannas. Dalam HabluminAllah,..Pemimpin Hamas mampu memberikan keteladanan yang sangat baik tidak hanya pada Rakyat Palestina saja tetapi juga pada Umat Muslim dimanapun mereka berada.Mereka selalu sholat Shubuh berjamaah, hamper seluruh anggotanya hafizh Qur'an, dll. Sedangkan dalam Habluminannas, mereka sangat peduli terhadap rakyat, terutama anak-anak yatim dan para Janda.

Kemenangan Hamas memberikan inspirasi berharga bagi seluruh aktivis Islam di penjuru dunia.Artinya adalah segala lini jalur2 perjuangan bias dimanfaatkan untuk menjaga eksistensi kaum muslimin dan Islam itu sendiri di tengah masyarakat dunia. Apabila selama ini Hamas dikenal berjuang melalui perlawanan bersenjata, namun setelah kemenangannya di Pemilu Hamas melanjutkan perjuangannya lewat jalur politik, disini ada sebuah kombinasi yang menarik.Kemenangan Hamas ini seharusnya mampu membuat kita berpikir jernih lagi dan membuka wawasan yang lebih luas lagi bahwa sarana apapun bias kita manfaatkan untuk perjuangan dakwah ini asalkan sarana tersebut bukan menjadi tujuan dari sebuah perjuangan. Tujuan yang sebenarnya adalah berjuang untuk meninggikan kalimat2 Allah dan mengobarkan panji-panji Islam di setiap jengkal dunia ini…Allahu Akbar!!!

Terinspirasi dari Buku "Mavi Marmara Menuju Gaza"

Karya H.Ferry Nur, S.Si