Terkadang hidup ini membingungkan, apa yang telah saya alami sampai saat ini benar2 hanya Allah yang menghendakinya.Dari masa kecil saat saya menyusui dulu,TK,SD,SMP,SMA hingga Saya bisa sampai di kampus Gajah ini benar2 sebuah rahasia dan teka-teki Sang Pemilik Kehidupan ini.
Pertama kali saya menginjakkan kaki di "Ganesha", saya berpikir "Benar-benar kampus yang luar biasa,saya bangga dan
yakin bisa sukses di sini".Itulah awal dari teka-teki kehidupan saya,visi awal saya saat itu adalah Belajar,punya IP gedhe,cepat lulus,kerja di perusahaan elite,punya istri cantik,gaji besar,bahagiain ortu,hidup senang dan masuk surga.Saya melihat hal yang sama di sebagian besar wajah teman2 saya saat itu dan saya anggap itulah yang namanya sukses.
Setelah 1 tahun melewati tahap TPB, saya merasa bangga dan hebat dengan IP saya yang bisa dibilang lumayan.Saya merasa yakin semuanya akan berjalan mulus sesuai dengan visi saya itu.Setelah masuk jurusan, saya mencoba untuk sedikit mengaktifkan diri di kampus, tujuan awal saya hanya ingin menambah teman dan sedikit ilmu saja tapi tidak mau terlalu aktif.Di situ saya mengikuti berbagai kegiatan seperti Diklat,Kaderisasi ataupun acara2 kemahasiswaan lainnya.Dari kegiatan2 itulah kemudian terjadi pergolakan dalam pikiran saya mengenai visi hidup saya.
Saya Berpikir....
Apakah saya benar2 bangga menjadi seorang Mahasiswa ITB?
Saya mencoba merenunginya,dan ternyata semua kebanggaan itu hanyalah sesaat saja.Apa yang saya banggakan selama ini sirnalah sudah ketika saya melihat orang2 hebat di kampus gajah ini yang benar2 berjuang tidak hanya untuk dirinya sendiri,apa yang mereka lakukan adalah untuk memberikan manfaat dan kontribusi bagi sekitarnya.Saya semakin menyadari posisi saya ini ternyata tidak ada apa-apanya,Saya ini EGOIS dan hanya berfikir untuk diri sendiri tanpa mencoba melihat sebenarnya bagaimanakah keadaan orang lain.
Saya membuka pikiran lebih luas lagi, apa benar saya itu harus cumlaude?apa benar saya harus punya uang banyak setelah lulus nanti?apa saya harus kerja di perusahaan asing?atau harus bagaimanakah saya itu Jika saya masih hanya mengejar impian2 seperti itu,impian egois itu
Saya buka lebih luas lagi, Bagaimana jika semua mahasiswa di Indonesia memiliki pikiran yang sama denganku ini?Apakah yang akan terjadi dengan masa depan bangsa ini?Mau dibawa kemanakah negeri ini?Akan jadi seperti apakah masyarakat miskin di Indonesia?Apakah saya akan ikut membangun negeri ini esok hari atau malah menghancurkannya?Itulah bayang2 yang benar2 menghantui pikiran saya.
Setelah berpikir, melihat visi2 hidup orang2 hebat di kampus,saya menyadari bahwa saya harus bergerak.Saya harus melakukan sesuatu.Saya tidak ingin hanya menjadi sampah-sampah peradaban yang hanya jadi buih-buih di lautan hilang ditelan ombak kehidupan ini.Saat ini saya tidak bisa bangga lagi dengan posisi saya,Saya saat ini kuliah sebagian besar dibiayai oleh negara,dari manakah uangnya?tentu saja dari rakyat Indonesia yang sebagian besar masih kelaparan dan kemiskinan.Kak Pidi Winata (koordinator BEM SI) menyerukan "BANGGAKAH KALIAN JADI SEORANG MAHASISWA,BERDIRI DI ATAS TETESAN DARAH DAN PENDERITAAN JUTAAN RAKYAT MISKIN DI LUAR SANA?".Kata-kata itu membuat Saya semakin menyadari peran saya yang sebenarnya adalah di masyarakat nanti,saya harus paham dan sadar bahwa rakyat merindukan saya,merindukan mahasiswa yang ketika lulus nanti bisa memberikan kontribusinya untuk mereka.
Apakah yang sebenarnya bisa dibanggakan dari universitas yang mentereng namanya?Tidaklah penting kita mau sekolah dimana,tidaklah penting kita dapat IP tinggi,tidaklah penting kita punya uang banyak tetapi hanya bisa berpikir untuk kesenangan diri sendiri.Semua itu hanyalah sarana yang diberikan oleh Allah SWT yang seharusnya kita syukuri dan manfaatkan untuk bisa berbagi dengan orang lain.Yang paling penting dari sebuah perguruan tinggi di Indonesia adalah menyiapkan mahasiswa2nya untuk siap terjun dan berkontribusi untuk masyarakat.
Ada 3 Pilihan untuk seorang lulusan perguruan tinggi :
1.Membangun Bangsa
2.Menghancurkan Bangsa
3.Membangun Bangsa lain
Termasuk yang manakah kita nanti?kita sendiri yang akan menjawabnya...
Oleh karena itu, mulai dari detik ini Saya mengubah visi hidup saya.Visi2 saya sebelumnya saya ubah menjadi sebuah jalan menuju KONTRIBUSI NYATA UNTUK BANGSA INDONESIA.Saya sadar ini adalah cita2 besar,mimpi2 besar yang butuh pengorbanan dan kerja keras.Mulai dari sekarang akan saya ikhtiarkan untuk bergerak bersama dengan pejuang2 hebat dari kampus GANESHA yang sama2 memiliki keyakinan "Di esok hari,Kitalah salah satu generasi yang akan membawa perubahan yang lebih baik untuk bangsa Indonesia".Semoga Allah meridhoi niat dan mimpi2 besar ini,amin...
UNTUK TUHAN,BANGSA dan ALMAMATER.....
RSS Feed
Twitter
18.59
Sebuah jalan pencarian kebenaran
0 komentar :
Posting Komentar