Assalamualaikum Wr Wb
Bagi teman-teman yang tanggal 17 Desember kemarin tidak sempat datang untuk mengikuti acara Mabit di PusDa'i ini ada sedikit ilmu yang saya dapatkan,semoga bermanfaat
Pada malam itu,masjid Pusda'i penuh sesak dengan jamaah yang ingin mengikuti acara Mabit yang bertemakan "Dengan Semangat Hijrah Dan Ta’awun Menjadi Insan Yang Soleh, Sukses, Kaya & Memberdayakan",bahkan untuk melaksanakan sholat Isya' berjamaah pun beberapa jamaah juga harus rela antri menunggu untuk sholat pada shift kedua karena tidak muatnya kapasitas tempat yang ada.
Saat itu saya datang tepat saat Adzan Isya',sehingga tidak sempat untuk mengikuti acara Tabligh Akbar dari K.H Abdullah Gymnastiar.Setelah sholat Isya',acara selanjutnya adalah Soft Launching Asuransi Syariah DFI Takaful oleh Bp Andhika Hantyo Permadi, Dirut PT Asuransi Syariah DFI.Beliau menjelaskan tentang produknya yang berupa produk asuransi berbasis syariah yang pertama di Indonesia.
Tausiyah dari Ustadz Yusuf Mansyur
Setelah penjelasan dari beliau sekitar setengah jam,kemudian dilanjutkan Tausiyah dari Ust.Yusuf mansyur yang berjudul "The Power of Giving".Pertama-tama beliau menjelaskan tentang Gerakan Indonesia Menghafal Al-Qur'an,yaitu sebuah gerakan yang diinisiasikan oleh Beliau agar seluruh Muslim di Indonesia dapat menghafal Al Qur'an.Kemudian Beliau mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama membaca surat Al Mulk ayat 1.Setelah itu beliau menjelaskan tentang keutamaan Surat tersebut yaitu Surat Al-Mulk adalah penghalang dari siksa kubur, surat ini termaktub di dalam Taurat, barangsiapa yang membacanya di malam hari ia akan memperoleh banyak manfaat dan kebaikan.Surat tersebut akan menjaga kita di saat kita meninggal dunia kelak.Beliau juga menyuruh para jamaah untuk sebanyak-banyaknya menghafal Surat Al Qur'an dengan metode "One Day One Ayat"."Saya mengajak semua jemaah yang hadir untuk membiasakan diri menghafal Alquran, mulai dari pertama membacanya, mentadaburinya dan lebih utama adalah menghafalkannya" papar beliau.
Tausiyah dari Ustadz Syafii Antonio
Acara dilanjutkan dengan Tausiyah dari Ust.Syafii Antonio.Pertama-tama beliau menjelaskan tentang kriteria calon pasangan hidup yang cocok bagi kita,Mencari pasangan hidup itu dapat mengacu pada rumus :
Pasangan = SPKK
artinya :
S = Sholeh
"Jangan melihat orang dari penampilan dan kecantikannya saja,tapi lihatlah dari agamanya".Sambil bercanda beliau menjelaskan kriteria sholeh(untuk Indonesia) itu antara lain cukup sholat lima waktu berjamaah,Puasa rutin senin Kamis,Qiyamul lail dan sholat Dhuha tetap terjaga,Suka bersedekah,serta Tilawahnya lancar.Serentak saat itu para jamaah tertawa,saya sendiri pun tertawa karena saya merasa masih jauh dari hal itu,he3.
P = Pandai
Maksud Pandai di sini adalah cerdas dalam melakukan hal apapun,baik pandai mencari nafkah,pandai mengatur keluarga maupun dalam hal sosial.
K = Kaya
Ini juga merupakan hal yang penting untuk kita dalam mencari pasangan karena kebutuhan lahiriah kita juga pasti dicukupi dari harta.Kaya di sini diartikan cukup,artinya jika ada kebutuhan yang harus dipenuhi,maka harta kita cukup untuk memenuhinya,bukan berlebih2an.
K = Keren
Maksud dari keren adalah Pasangan kita harus mampu membahagiakan hati kita,membimbing kita dan menemani saat suka maupun duka dan juga dapat menjadi teladan bagi orang lain.
Itulah pembukaan dari Ust.Syafii Antonio yang cukup bagus sehingga membuat para jamaah bertambah semangat
Selanjutnya Beliau menjelaskan tentang korelasi antara berjihad dengan ekonomi.Mustahil kita saat ini berjihad ke palestina,Irak dll akan tetapi jika kita punya uang Rp 500.000,00 saja itu sudah cukup dengan cara memberikan bantuan kepada saudara2 kita.Beliau juga memotivasi saya untuk mencari uang dan harta sebanyak2nya kemudian jadikanlah harta tersebut sebagai tiang Islam.Kita mau ibadah pasti membutuhkan tempat ibadah dan sarana2 lainnya.Fasilitas tersebut tidak mungkin terwujud jika tidak ada uang.Oleh karena itu saudara2 sekalian carilah harta yang banyak kemudian berjihadlah dengan harta tersebut hanya untuk Islam.Katakanlah Islam harus kokoh secara ekonomi dan kita harus mampu mewujudkannya.
Kemudian beliau menambahakan tentang cara mendapatkan harta tersebut,kebetulan beliau mengkorelasikan dengan proyek2 pemerintah.Beliau berkata beginilah kebanyakan pemikiran orang Indonesia saat ini "SPK tidak akan turun jika tidak menipu stakeholder".Kemudian saya merenung,sebagai engineer di masa depan keprofesian saya adalah berkecimpung dalam dunia proyek.Apakah iman saya masih kuat jika menghadapi hal tersebut?Menurut saya solusi yang tepat saat ini adalah memperbanyak orang2 sholeh dan jujur.Karena di masa depan merekalah yang akan menjadi penentu kemanakah arah bangsa ini akan dibawa.Apakah menjadi bangsa penipu dan penuh koruptor?ataukah bangsa yang jujur dan bermartabat.Akan tetapi bagaimanakah cara memperbanyak orang2 sholeh dan jujur tersebut?itulah yang patut kita pikirkan bersama saat ini.
Beliau juga mengatakan "Barang siapa mendekati hal yang Subhat,lama kelamaan akan sampailah mereka kepada hal yang haram".Artinya suatu kejahatan itu dimulai dari hal yang kecil dan jika dilakukan terus menerus akan menjadi besar.Pada dasarnya halal dan haram itu dibagi menjadi 2 yaitu dzat(terlihat) dan proses(tidak terlihat).
Haram secara dzat yaitu dapat terlihat oleh mata : daging babi,darah dll
Haram secara proses berarti haram dilihat dari proses keberjalanannya(secara hukum Islam) : Kita makan makanan yang dibeli dari uang hasil mencuri atau korupsi.Menurut Islam walaupun kita tidak mengetahui asal muasal makanan tersebut,kita juga ikut berdosa karen makan sesuatu yang haram secara hukumnya.Oleh karena itu saudara2q berhati2lah dalam melakukan hal apapun baik hal yang sepele maupun yang tidak.
Saudaraku,Ust.Syafii Antonio mengatakan "Berjuanglah mencari rezeki sebanyak-banyaknya secara halal untuk masa depan dakwah dan syiar demi kebangkitan umat Islam".
Acara selanjutnya adalah dzikir bersama dengan Ust.Arifin Ilham
Acara ini benar2 sangat berkesan,waktu itu air mata saya tertumpah di saat kita disuruh menunduk dan untuk memejamkan mata.Benar2 luar biasa kata2 Ust Arifin Ilham saat itu,menggetarkan jiwa.Semakin menyadarkan bahwa posisi kita sangatlah kecil di hadapan-Nya.Oleh karena itu mari kita berusaha untuk tidak sombong dan terus bertawakal di hadapan-Nya.
Setelah dzikir para jamaah dipersilahkan untuk tidur.Jam 01.30 para jamaah dibangunkan untuk berwudhu kemudian Qiyamul Lail.Qiyamul Lail dipimpin oleh Ust D.Munawar,Lc.SubhanAllah Beliau membaca ayat2 Al Qur'an dengan lancar,di tengah2 sholat(kalau tidak salah rakaat kelima) beliau meneteskan air matanya.Benar2 luar biasa suasananya,seolah2 Allah SWT berada sangat dekat dengan kita jamaah yang ada saat itu.Qiyamul Lail diakhiri dengan witir 1 rakaat dan selesai tepat saat adzan Shubuh.Setelah sholat shubuh acara diakhiri adalah Tahsin Al Qur,an surat Al Lail.Nama Ustadznya saya kurang memperhatikan waktu itu,he3.
Itulah sedikit pengalaman dan ilmu yang saya peroleh saat itu.semoga bermanfaat bagi tean2 semua,amin.
SEMANGAT KAWAN...
wassalamualaikum
RSS Feed
Twitter
18.48
Sebuah jalan pencarian kebenaran
0 komentar :
Posting Komentar